Kamis, 28 April 2011

♥ beauty: tips mengatasi kantung mata ♥


Coba cermati daerah sekitar mata kita. Apakah terdapat tanda-tanda kelelahan atau kantung mata? Tentunya hal-hal seperti itu dapat mengurangi penampilan. Lalu bagaimana caranya mencegah agar kantung mata tak sering-sering muncul? baca terus sampai ke bawah yaa..

Kantung mata, merupakan bagian dari proses penuaan. Secara alami ada lemak di bagian bawah mata yang diikat oleh ligamen. Nah, makin lama ligamen ini akan melemah sehingga lemak terdorong dan menumpuk di bawah mata, sehingga terlihat seperti kantung. Proses ini bisa dipercepat dengan adanya faktor keturunan dan gaya hidup.

Apakah yang menyebabkan kantung mata?

Penyebab mata berkantung pada setiap orang bisa bermacam-macam, antara lain:

- Perubahan keseimbangan cairan tubuh misalnya karena perubahan cuaca, kurang minum, perjalanan jauh, dan faktor hormonal.
- Alergi
- Cairan yang terperangkap pada bagian bawah mata yang biasanya terjadi ketika bangun tidur atau menangis
- Pola tidur tidak teratur dan kurang tidur.

Cara Mengatasinya

Jangan khawatir yaa, mata berkantung bukannya tidak dapat diatasi kok. Untuk kembali mendapatkan mata indah kita, ayo kita coba lakukan hal-hal berikut ini:

♥ Gunakan krim mata. 
Aplikasikan dengan cara memijat pelan bagian bawah mata ke arah luar untuk mengurangi cairan yang terkumpul. Jangan lupa untuk menyiimpan krim mata di dalam kulkas. Suhu dingin dapat menyegarkan mata Anda.

♥ Irisan Kentang 
Kentang mengandung catecholase yang memiliki fungsi untuk mencerahkan kulit dan mengurangi kantung mata. Potong tipis dan kompreskan beberapa menit.

♥ Teh hijau 
Teh hijau juga bisa jadi solusi untuk menyingkirkan kantung mata. 
Kandungan senyawa anti inflamasi EGCG, yang terdapat dalam teh hijau bisa mengurangi cairan yang menyebabkan mata terlihat sembab.

♥ Kompres es.
Caranya dengan membungkus potongan es pada kain katun dan menempelkannya pada kedua mata sebelum beraktivitas untuk menyegarkan mata.

♥ Perawatan dari dalam.
Tidak cukup hanya menjaga dari luar saja, banyaklah minum air putih untuk mengatasi kantung mata, lebih bagus lagi apabila rutin mengkonsumsi multivitamin. Jangan lupa kurangi makanan dengan kadar garam tinggi. dan Supaya lebih optimal, rajin-rajinlah berolah raga, tujuannya agar metabolisme tubuh kita lancar.

♥ Do the beauty sleep! 
Merupakan tips terakhir yang paling penting. Atur jam tidur yang cukup dan teratur setiap harinya.

Selamat mencoba.. ^^

Kamis, 01 April 2010

♥ beauty: Sinar UV dan SPF ♥


Tulisan ini dibuat untuk Sahabat saya dan teman-teman yang lain yang sangat menyukai musim panas, cuaca cerah dan berjalan-jalan di bawah sinar matahari.. ^^

Sinar matahari terdiri dari komponen sinar kosmik, gamma, X, UV, tampak, infra merah, dan frequency. Sinar ini memiliki potensi menyebabkan degenerasi sel-sel tubuh terutama sel kulit berupa sunburn dan photo ageing. Akhirnya, dapat menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan kulit.

Sinar UV terbagi menjadi 3 jenis, UV A, B, dan C. Lalu kenapa sinar UV ini bisa membuat kulit jadi hitam? Ini karena UV akan merangsang sel melanosit yang fungsinya untuk memproduksi melanin lebih banyak dan menyebarkannya ke seluruh sel kulit sehingga kulit menjadi lebih gelap.

Sinar UV ini juga membuat kulit kita jadi kelihatan tua dengan merusak tatanan kolagen dan elastin di bagian dermis, sehingga menjadi keriput dan kekeringan kulit. Kulit juga jadi lebih tebal karena kulit kita meningkatkan kekuatan terhadap sinar UV.

Pukul 11.00 sampai pukul 15.00 merupakan waktu yang paling bahaya bagi tubuh apabila terkena sinar matahari. Terutama saat musim panas dan di daerah yang dekat dengan garis katulistiwa,seperti Indonesia.

Faktor ketinggian tempat juga berpengaruh terhadap banyak sedikitnya efek matahari. Tempat yang tinggi dari permukaan laut akan menerima sinar UV lebih banyak dibandingkan tempat yang lebih rendah. Daerah pantai juga bisa sama efeknya karena ada pantulan sinar matahari dari air laut dan pasir.

Jadi sebaiknya lindungi kulit kita dengan Sunblock atau tabir surya

Sunblock merupakan bahan yang diaplikasikan ke kulit yang digunakan sebagai pelindung kulit dari pajanan sinar matahari. Biasanya didalam sunblock terkandung SPF. SPF atau Sun Protector Factor ini kadarnya menunjukan kekuatan sunblock untuk menahan sinar UV dari matahari.

Cara mengetahui daya tahan sunblock adalah dengan mengalikan satuan sunblock itu dengan angka 10 (angka 10 ini didapat dari rata-rata lama kulit kita/dalam satuan menit akan menjadi kemerahan/terbakar setelah terpapar sinar matahari)

Lama waktu sebuah sun-block dapat melindungi kulit dari sengatan sinar matahari: 

Kadar SPF di lotion x 10
Jadi sebuah sunblock dengan kadar SPF 15 akan melindungi kulit selama 15x10=150 menit atau 2,5 jam dibawah sinar matahari. Oleh karena itu jangan lupa untuk mengoleskan kembali sun-block pada kulit 2 hingga 2,5 jam setelahnya. Kecuali kalau kita berkeringat atau terkena air sehingga sunblock yang kita pakai menjadi luntur, maka harus dioleskan lagi secepatnya.

Semakin tinggi SPF memang semakin kuat juga kemampuannya melindungi kulit dari UV
Tapi ada aturan tidak boleh memakai produk sunblock dengan SPF lebih dari 30. Misalkan sunblock dengan SPF 60, akan membuat kita jadi merasa aman selama 600 menit tanpa perlu mengoleskan ulang. Padahal perlindungannya tidak sampai begitu lama karena ada faktor lain yang mengurangi efektifitas sunblock seperti keringat.

Jadi, apabila ada sunblock SPF lebih dari 30 biasanya ditulis SPF 30+. Artinya, setelah 300 menit tetap harus mengoleskan ulang sunblock meski kekuatannya lebih dari SPF.

Terakhir, dalam memilih sunblock sebaiknya disesuaikan dengan jenis kulit. Jika memiliki kulit berminyak, maka gunakanlah sunblock yang berbahan dasar lotion. Untuk kulit kering pilih yang berbahan dasar cream
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk membuat kita tetap menikmati sinar matahari tanpa merusak kulit.. go summer day.. ^^